Hadits Dha'if Ke-6, Hadits Anjuran Berma'af-Ma'afan Sebelum Ramadhan
Ketika Rasullullah sedang berkhutbah pada Shalat Jum'at (dalam bulan Sya'ban), beliau mengatakan "Amiin" sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Amin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Amin.
Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Amin sampai tiga kali.
Ketika selesai shalat Jum'at para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian-beliau me jelasan:
"ketika aku sedang berkhutbah, datanglah Malaikat Jibril dan berbisik. Hai Rasulluai Aminkan doa ku ini, jawab Rasullultah.
Adapun doa malaikat Jibril sebagai berikut :
"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
Tidak memohon ma'af terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada), Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri, dan Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.
*TIDAK ADA ASALNYA*
Hadits Laa Ashlaa Lahu (Tidak Ada Asal)
---------
*Hadits diatas merupakan modivikasi dari hadits yang Shahih berikut Ini:*
📌 Dari Abu Hurairah:
"Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam naik mimbar lalu bersabda: ‘Amiin, Amiin, Amiin’.
Para sahabat bertanya:
“Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?”
Kemudian beliau bersabda:
“Baru saja Jibril berkata kepadaku:
•‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’,
maka kukatakan: ‘Amiin’,
kemudian Jibril berkata lagi:
•‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun tidak membuatnya masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua)’,
maka aku berkata: ‘Amiin’.
Kemudian Jibril berkata lagi:
•‘Allah melaknat seorang hambar yang tidak bershalawat ketika disebut namamu’,
maka kukatakan, ‘Amin”.
📚 (Hadits ini dishahihkan oleh
•Al Mundziri di At Targhib Wat Tarhib 2/114, 406, 407, 3/295, juga oleh
•Adz Dzahabi dalam Al Madzhab 4/1682, dihasankan
•oleh Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid 8/142, juga oleh
•Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Al Qaulul Badi‘ 212, juga oleh
•Al Albani di Shahih At Targhib 1679)
*Inilah Hadits Yang Shahih*
*Adapun yang diposter merupakan hadits yang tidak ada asalnya yang Entah siapa orang iseng membuatnya.*
pembuat hadits ini berinovasi membuat tradisi berma'af-ma'afan sebelum Ramadhan, lalu sengaja menyelewengkan hadits kedua diatas untuk mengesahkan tradisi tersebut.
■Hadits yang tidak ada asal-usulnya, tidak perlu kita hiraukan, apalagi diamalkan.
Allahu'alam
---------⠀
————————————————————
Semoga setelah mengetahui bahwa hadits ini Dha’if’ (Lemah), kita tidak menyebarkannya lagi saat mendapatkan kiriman broadcast di sosial media.
Sebuah Catatan :
Kami sebagai penuntut ilmu, tidak berhak dan tidak pantas untuk mengkritik hadits. Karena kami sadar akan kebodohan dan keterbatasan ilmu kami.
Kami menyampaikan ini, karena rasa cinta dan sayang kami kepada sesama kaum muslimin, agar terhindar dari ancaman Nabi berupa neraka. Dan semoga kita di kumpulkan di Syurga-Nya kelak, Aamiin.
Oleh karena itu, kami hanya mengutip dari Pembahasan Hadits Dha’if , Instagram @hadits_lemah
Semoga Allah mudahkan, Insyaa Allah bersambung...
Walahu a'lam
*Beberapa Istilah (yang digunakan*
berusahaberbuatbaik.my.id/2020/04/beberapa-istilah-yang-akan-digunakan.html
*Beberapa Kaidah*
berusahaberbuatbaik.my.id/2020/04/beberapa-kaidah.html
👉 *SILAHKAN SEBARKAN TANPA MENGUBAH ISINYA* 👍
0 komentar