*Tata Cara Shalat Tarawih*

by - April 15, 2020

#EdisiRamadhan03
*Tata Cara Shalat Tarawih*

Dalam pelaksanaan shalat tarawih, terdapat beberapa tata cara pelaksanaannya. Hal ini muncul karena terjadinya silang pendapat ulama didalamnya.

*Tata cara pelaksanaan ini, bisa kita bagi dalam dua pendapat, yang keduanya itu boleh di lakukan*

1. Shalat Tarawih dilakukan dengan cara 4-4 (4 rakaat salam, 4 rakaat salam).

Pendapat ini muncul berdasarkan Penjelasan Ibunda ‘Aisyah Rhadiallahu’anha

 ما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يزيد في رمضان ولا في غيره على إحدى عشرة ركعة يصلي أربعا فلا تسل عن حسنهن وطولهن ثم يصلي أربعا فلا تسل عن حسنهن وطولهن ثم يصلي ثلاثا قالت

"Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat malam di bulan Ramadlan dan di bulan-bulan lainnya lebih dari sebelas raka'at, Beliau shalat empat raka'at, dan jangan kamu tanya tentang bagus dan panjangnya kemudian Beliau shalat empat raka'at lagi dan jangan kamu tanya tentang bagus dan panjangnya kemudian Beliau shalat tiga raka'at."
(HR. Bukhari : 1147)

Al-Hafidz Al ‘Iraqi mengatakan pendapat Imam Abu Hanifah bahwa yang afdhal dikerjakan 4-4-3.

Namun sebagian ulama melemahkan pendapat ini.

2. Shalat Tarawih dilakukan dengan cara 2-2 (2 rakaat salam, 2 rakaat salam).

Hal ini berdasarkan :

a. 
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي فيما بين أن يفرغ من صلاة العشاء إلى أن ينصدع الفجر إحدى عشرة ركعة يسلم من كل ثنتين ويوتر بواحدة
Ibunda ‘Aisyah berkata :
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat malam di antara setelah shalat Isya' hingga terbit fajar. Beliau biasa mengerjakan sebelas raka'at, beliau salam setiap dua raka'at, dan witir satu raka'at.
 (HR. Abu Dawud : 1336, Ibnu Majah : 1358)

b. 
 صلاة الليل مثنى مثنى فإذا خشي أحدكم الصبح صلى ركعة واحدة توتر له ما قد صلى
Rasulullah bersabda :
"Shalat malam itu dua rakaat dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir akan masuk waktu shubuh, hendaklah ia shalat satu rakaat sebagai witir (penutup) bagi shalat yang telah dilaksanakan sebelumnya."
(HR. Bukhari, no. 990 dan Muslim, no. 749)

*Kesimpulan :*
Silahkan mengerjakan salah satu cara di atas yang kita yakini kuat. *Dengan Catatan* jangan saling menyalahkan antara satu sama yang lain.

Insyaa Allah bersambung,. Wallahu a'lam

👉 *SILAHKAN SEBARKAN TANPA MENGUBAH ISINYA* 👍

✅ *Join Channel Kami :*

Dukung kami di :
Youtube : Berusaha Berbuat Baik ( youtube.com/c/berusahaberbuatbaik )
Telegram : @berusahaberbuatbaik ( t.me/berusahaberbuatbaik )
Instagram : @berusahaberbuatbaik
Web : berusahaberbuatbaik.blogspot.com
Halaman Facebook : @berusahaberbuatbaik

*SILAHKAN SEBARKAN TANPA MENGUBAH ISINYA*

Penulis : Raihan (Santri Ma’had Ukhuwah Islamiyyah, Surabaya)

You May Also Like

0 komentar